DENPASAR — Ciputra SMG Eye Clinic Bali memperluas cakupan layanan kesehatan mata dengan menghadirkan operasi katarak yang didukung teknologi ultrasound modern. Klinik yang merupakan bagian dari kemitraan Ciputra Healthcare dan Singapore Medical Group (SMG) ini melengkapi layanan koreksi penglihatan yang sebelumnya sudah berjalan.
Layanan katarak menyasar masyarakat Bali maupun wisatawan mancanegara dan domestik yang berkunjung ke Bali. Langkah ini mempertegas posisi klinik di pasar layanan kesehatan mata regional.
Teknologi Phacoemulsification dan Dukungan Alat Bedah Modern
Operasi katarak di klinik ini menggunakan teknik phacoemulsification yang didukung teknologi ultrasound modern. Pendekatan tersebut membantu dokter melakukan tindakan secara lebih terkontrol dan presisi.
Dua perangkat utama yang digunakan adalah The New CENTURION® Vision System by ALCON dan mikroskop ZEISS OPMI LUMERA 700. Keduanya memungkinkan visualisasi lebih detail selama prosedur berlangsung.
Dokter Spesialis Mata Ciputra SMG Eye Clinic Bali, dr. Ni Kompyang Rahayu, Sp.M (K), menjelaskan bahwa teknologi tersebut membantu dokter menyesuaikan tindakan dengan kondisi setiap pasien.
"Operasi katarak dengan teknik phacoemulsification yang didukung teknologi ultrasound modern membantu dokter melakukan tindakan secara lebih terkontrol dan presisi. Dukungan teknologi seperti The New CENTURION® Vision System, by ALCON dan ZEISS OPMI LUMERA 700 memungkinkan visualisasi yang lebih detail selama prosedur serta membantu dokter menyesuaikan tindakan dengan kondisi setiap pasien," ujar dr. Ni Kompyang Rahayu.
Selain operasi katarak, mikroskop tersebut mendukung prosedur Refractive Lens Exchange (RLE) dan Implantable Collamer Lens (ICL).
50 Pasien Kurang Mampu Jalani Operasi Katarak Gratis
Perayaan satu tahun kehadiran klinik di Bali diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial berupa operasi katarak gratis. Sebanyak 50 orang kurang mampu yang membutuhkan mendapat kesempatan menjalani tindakan tersebut.
Program ini menjadi bentuk kepedulian klinik untuk membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan mata. Tujuannya meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat melalui penglihatan yang lebih baik.
General Manager Ciputra Group, William Ciputra, menyebut momentum satu tahun sebagai titik penting untuk terus berkembang.
"Satu tahun kehadiran kami di Bali menjadi momentum penting untuk terus berkembang. Tahun ini kami tidak hanya merayakan anniversary, tetapi juga meluncurkan layanan katarak sebagai bagian dari upaya kami menghadirkan layanan mata yang lebih lengkap bagi masyarakat Bali, serta turis mancanegara dan turis domestic yang berkunjung ke Bali. Kami juga ingin memastikan bahwa kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata melalui program operasi katarak gratis bagi 50 orang kurang mampu yang membutuhkan," ujar William Ciputra.
Melengkapi Layanan SMILE PRO Flapless LASIK
Sebelum membuka layanan katarak, Ciputra SMG Eye Clinic Bali dikenal lewat layanan koreksi penglihatan SMILE PRO Flapless LASIK. Prosedur itu menggunakan perangkat ZEISS VisuMax 800.
Berbeda dengan LASIK konvensional yang membuat flap pada kornea, SMILE PRO dikerjakan tanpa flap. Proses lasernya berlangsung sekitar 8 detik per mata.
Dengan tambahan layanan katarak, cakupan layanan klinik kini lebih luas. Prosedur ditangani dokter spesialis mata berpengalaman dengan dukungan mesin Phaco The New CENTURION® Vision System by ALCON dan mikroskop ZEISS OPMI LUMERA 700.
Memasuki tahun kedua, Ciputra SMG Eye Clinic Bali berencana terus mengembangkan layanan dengan menggabungkan teknologi, keahlian medis, dan kepedulian terhadap masyarakat. Semangat "It's Time to Unframe Your Sight!" menjadi landasan komitmen tersebut.