DENPASAR — Rumah sakit rujukan utama kawasan Bali, NTB, dan NTT itu mengusung tema "Kokoh Bersinergi, Bangga Melayani Negeri" dalam puncak peringatan ulang tahunnya. Perayaan tahun ke-67 kali ini diintegrasikan dengan Hari Kesehatan Nasional ke-62.
Kegiatan dibuka lewat kick-off dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis selama dua hari di pusat perbelanjaan tersebut. Ratusan warga Denpasar dan sekitarnya memanfaatkan booth layanan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis profesional.
Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus meninjau langsung lokasi acara dan menyampaikan apresiasi terhadap terobosan pelayanan yang dihadirkan. Menurutnya, kegiatan skrining massal itu melibatkan jajaran dokter spesialis dan sub-spesialis, bukan sekadar tenaga medis umum.
"Ini namanya CKG plus-plus, karena dokter spesialisnya turun langsung. Tidak semua daerah bisa seperti ini karena SDM di Bali sudah banyak. Jadi inilah agar masyarakat menikmati pelayanan gratis ini," ujar Benjamin di sela-sela peninjauannya.
Program pemeriksaan kesehatan gratis itu disebut sejalan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo untuk mendongkrak usia harapan hidup masyarakat Indonesia. Jejaring layanan melibatkan dukungan perbankan, institusi pendidikan kesehatan, hingga pusat perbelanjaan.
Masyarakat yang terdeteksi memiliki gangguan kesehatan selama skrining tidak dilepas begitu saja. Mereka langsung diarahkan untuk mendapatkan penindakan lanjutan di RSUP Ngoerah pada hari kerja berikutnya.
Direktur Utama RSUP Ngoerah Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma menyebut usia 67 tahun bukan perayaan seremonial belaka. Momentum itu dinilainya krusial untuk melakukan lompatan besar.
"Hari ini bukan hanya tentang panggung hiburan atau olahraga, tetapi sebuah momentum untuk menyatukan hati, menyatukan langkah, dan membangkitkan kembali semangat pengabdian kita. Tiap pasien adalah amanah, setiap tindakan adalah tanggung jawab," tegas Sukadarma di hadapan ratusan tamu undangan dan sivitas hospitalia.
Kekuatan utama rumah sakit, menurutnya, terletak pada kolaborasi erat seluruh insan hospitalia. Mulai dari dokter, perawat, tenaga administrasi, hingga petugas pendukung.
Ketua Panitia HUT ke-67 Dr. dr. I Wayan Subawa memaparkan rangkaian acara akan berlangsung maraton hingga 30 Desember 2026. Agenda yang disiapkan mencakup kegiatan kerohanian, turnamen padel, hingga seminar medis.
Selama dua hari di pusat perbelanjaan, warga tidak hanya berkonsultasi dengan tenaga medis. Mereka juga menikmati hiburan seni tradisional dan mengikuti edukasi kesehatan yang disiapkan panitia.