Pencarian

Dekranasda Bali Bawa 23 IKM ke Kriyanusa 2026 di Jakarta, Tenun Gringsing hingga Rangrang Dipamerkan

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:01:32 WIB
Dekranasda Bali Bawa 23 IKM ke Kriyanusa 2026 di Jakarta, Tenun Gringsing hingga Rangrang Dipamerkan
Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Suastini Koster meninjau penataan produk di Hall Bali pada Kriyanusa 2026 di JICC, Jakarta.

JAKARTA — Dekranasda Bali menempati Hall A2 hingga A21 di Kriyanusa 2026. Pendampingan dilakukan langsung sejak sehari sebelum pameran dibuka, dengan Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Suastini Koster hadir di lokasi untuk memberikan masukan tata letak produk.

Ia didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata serta jajaran pengurus Dekranasda Bali. Di sela penataan produk, Ny. Putri Koster turut mempromosikan Hall Bali untuk menarik minat pengunjung.

Mengapa Kriyanusa Jadi Pintu Masuk Pasar Global

Keikutsertaan Bali dalam pameran berskala nasional dinilai sebagai kesempatan memperkenalkan kerajinan daerah ke pasar yang lebih luas. Menurut Ny. Putri Koster, ajang ini mempertemukan perajin dari seluruh Indonesia untuk menampilkan produk unggulan masing-masing daerah.

"Kami dari seluruh Indonesia hadir di sini, berpartisipasi memperkenalkan produk kerajinan yang menjadi keunggulan dan ciri khas masing-masing daerah," ujar Ny. Putri Koster di sela-sela pelaksanaan Kriyanusa.

Penguatan kualitas produk, kreativitas, dan perluasan akses pasar disebut menjadi kunci agar IKM Bali tidak hanya menjadi tuan rumah di pasar lokal, tetapi juga dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Gringsing, Tenun Ikat Ganda yang Langka di Dunia

Dekranasda Bali memperkenalkan sejumlah tenun tradisional dari berbagai wilayah Pulau Dewata. Di antaranya kain Rangrang dari Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, serta kain Gringsing dari Desa Tenganan Pegringsingan, Kabupaten Karangasem. Tenun songket dari sejumlah kabupaten di Bali juga dibawa ke pameran.

Ny. Putri Koster secara khusus menyoroti Gringsing sebagai kain tenun ikat ganda (double ikat) yang keberadaannya tergolong langka di dunia. Kain ini memiliki teknik pembuatan khas dan menyimpan makna filosofis dalam kehidupan masyarakat Bali.

"Gring artinya sakit, sedangkan sing berarti tidak. Jadi, jika disatukan, bermakna tidak sakit," jelasnya.

Kerajinan Emas hingga Limbah Flora Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Produk yang dibawa 23 IKM binaan Dekranasda Bali mencakup kain tenun tradisional, busana, aksesori, tas, kerajinan emas dan perak, ukiran kayu, serta kerajinan logam. Sejumlah desainer Bali turut menghadirkan karya dengan karakter masing-masing, tetap menjadikan kekayaan budaya dan kerajinan lokal sebagai kekuatan utama.

"Ada Body and Mind dengan ornamen pis bolong pada desain mereka. Berikutnya ada Deluxe yang mengembangkan busana dengan sentuhan lukisan tangan. Selain itu, ada Taksu dan Lusi Damai dengan ciri khas masing-masing," ungkapnya.

Kreativitas perajin Bali juga terlihat dari pemanfaatan limbah flora menjadi produk bernilai ekonomi, antara lain kulit jagung, batok kelapa, daun, hingga akar. Sejumlah IKM menghadirkan tas ate dengan ukiran perak.

410 Stan, 257 Peserta dari Seluruh Indonesia

Kriyanusa 2026 dibuka Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Selvi Gibran Rakabuming di JICC, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026). Dalam sambutannya, Selvi mendorong pengembangan kriya Indonesia melalui inovasi dan kreativitas tanpa meninggalkan nilai tradisi agar semakin berdaya saing di pasar global.

Ia menegaskan bahwa Kriyanusa bukan sekadar ajang pameran produk kerajinan, tetapi juga wadah pelestarian warisan budaya sekaligus pengembangan kreativitas perajin agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Pelestarian budaya, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan inovasi dan transformasi digital.

Pameran Kriyanusa 2026 menghadirkan 410 stan dengan melibatkan 257 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Dekranas dan Dekranasda, kementerian dan lembaga, hingga pelaku UMKM. Ketua Panitia Kriyanusa 2026 Ayu Heni Rosan menyampaikan bahwa Kriyanusa tahun ini mengusung tema "Cipta Kriya Berkarya".

Follow www.pojokbali.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: baliprawara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks